Gresik – Kepengurusan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Gresik periode 2026–2031 kini resmi berstatus definitif setelah Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB menerbitkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan. Penetapan ini menjadi bagian dari pengesahan kepengurusan DPC PKB di 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur. SK tersebut diserahkan langsung oleh Ketua DPW PKB Jawa Timur Abdul Halim Iskandar kepada para ketua DPC yang didampingi sekretaris dan bendahara masing-masing, dalam agenda Rapat Koordinasi dan Konsolidasi managemen partai, Sabtu (4/7/2026)
Dengan telah diterbitkannya SK tersebut, DPC PKB Gresik diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat kecamatan, desa, dan ranting. Kepengurusan baru juga dituntut untuk meningkatkan peran partai dalam menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memperluas pelayanan kepada warga.
Dalam arahannya kepada jajaran pengurus DPC, Ketua DPW PKB Jawa Timur Abdul Halim Iskandar (Gus Halim) menegaskan bahwa setiap ketua DPC harus menjadi corong partai yang mampu menyampaikan visi, program, dan kebijakan PKB kepada masyarakat. Selain itu, kepemimpinan di tingkat cabang juga harus aktif turun ke lapangan, membangun komunikasi dengan masyarakat, serta hadir untuk memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga.
Pesan tersebut menjadi pedoman bagi kepengurusan DPC PKB Gresik periode 2026–2031 dalam menjalankan roda organisasi. Tidak hanya berfokus pada penguatan struktur internal, kepengurusan baru juga diharapkan mampu meningkatkan kedekatan dengan masyarakat melalui kerja-kerja nyata dan pelayanan yang berkelanjutan.
Dengan status kepengurusan yang telah definitif, DPC PKB Gresik memiliki landasan organisasi yang kuat untuk menjalankan agenda konsolidasi, kaderisasi, serta memperkuat peran partai dalam pembangunan daerah dan pelayanan kepada masyarakat selama lima tahun ke depan.
Bagi PKB Gresik, kepemimpinan periode 2026–2031 diharapkan tidak hanya memperkuat konsolidasi internal hingga tingkat kecamatan dan desa, tetapi juga meningkatkan peran partai dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat. Politik kehadiran menjadi pendekatan utama agar PKB semakin dekat dengan warga melalui kerja nyata, pelayanan, dan pendampingan yang berkelanjutan.
Dengan semangat tersebut, kepengurusan baru DPC PKB Gresik diharapkan mampu memperkuat basis organisasi, mengembangkan kaderisasi, serta membangun sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. Kepemimpinan Syahrul Munir diharapkan menjadi momentum bagi PKB Gresik untuk semakin responsif, adaptif, dan hadir sebagai partai yang aktif mendampingi dan melayani masyarakat.

